Saturday, November 1, 2014
Komunitas Pecinta Kucing Cirebon
Home » Si Franky » Ciri Kucing Hamil dan Ciri Kucing Mau Melahirkan

Ciri Kucing Hamil dan Ciri Kucing Mau Melahirkan

Hiduplah selalu dalam kenangan kami untuk jiwa-jiwa yang telah pergi, dan selamat datang bagi jiwa baru. Dunia tidak selalu menawarkan kebahagiaan, namun jiwa yang terus berjuang akan selalu membawa harapan akan kebahagiaan.

Hei, hei, hei.. Jumpa lagi dengan Franky hehehehe.. Setelah kepergian bruno, saya dapet kabar bahagia kalo kawan saya lagi hamil. Semoga Bruno tenang didunia barunya, dan semoga calon-calon pengganti jiwa dan raga yang mati dapat terlahir dengan penuh mimpi. Hehehe.. sory ni Franky belakangan ini lagi sering baca puisi karya-karya maestro negeri ini, jadi harap maklum kalo sesekali kalimatnya aga puitis. Terbawa suasana hahaha.

Ceritanya kali ini kawan saya “Momo” lagi hamil om. Kawan saya yang ini jenis kucing persia. Kalo kucing persia lagi hamil, pasti banyak banget yang nunggu-nunggu. Beda sama kucing kaya saya, cuek aja itu dunia, hahahaha.

Kucing memiliki masa hamil kurang lebih 2 bulan (60-70 hari), dan untuk kucing-kucing ras seperti kucing persia, dalam perawatannya kalo saya sering tengok sih beda sama kucing kaya saya yang rata-rata memiliki insting yang masih tajam. Mereka (kucing ras) dirawat dengan sangat hati-hati. Mulai dari pola makan, suhu dan hal lainnya diperhatikan agar dalam masa kehamilan si kucing terjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan. Kalo model si Minah (nama salah satu cewe ane dari puluhan cewe ane, hahaha), ya cuek-cuek aja, maklum, kucing pengelana dibentuk alam sedemikian rupa lewat seleksi alam yang memungkinkannya untuk beradaptasi lewat seleksi alam. Jadi kita berkembang biak secara alami tanpa ada bantuan manusia. Siapa juga yang peduli sama kucing liar kaya kita ya hahaha.. Eh, engga juga kok.. Ada beberapa cewe ane yang pernah mendapatkan bantuan manusia dalam persalinannya. Hehehe.. Hebat, catlover saat ini sudah mulai peduli dengan keberadaan kami. Makasih sob ya.. Hehe..

Okeh balik lagi kecerita ane tentang si momo. Ngebahas si Minah nanti malah melebar kemana-mana lagi. Bahaya kalo skandal terkuak dalam dunia internet, hahaha.. Momo dijaga sama majikannya dengan sangat baik. Dia mendapatkan perawatan yang sangat-sangat diperhatikan dari mulai lingkungan, pola makan, dan juga lain-lainnya. Dalam masa dua bulan itu kalo biasanya kucing akan sangat tampak adanya perubahan dalam fisik saat umur 1 bulan. Iya om, perutnya mulai membesar, puting susunya mulai merah, dan malas untuk beraktifitas. Makannya juga jadi banyak om, soalnya itu kan makanan untuk kebaikan anak- anak yang ada dalam perutnya. Jadi kalo bisa, kasi deh makanan yang nilai gizinya tinggi biar janin di dalam perut kucing sehat sehat sob. Kalo perlu sering juga tuh disetel musik-musik klasik biar cerdas hahaha.. kali nanti 2020 ada lomba cerdas cermat buat kucing nebak lagu.

Ciri ciri Kucing hamil

Perubahan fisik akan sangat terlihat pada umur kehamilan 1 bulan tuh kan om, kaya itu tuh yang saya ceritain diparagraf sebelumnya. Tapi sebenernya kalo kita perhatiin, di umur 2 minggu setelah kawin udah mulai keliatan. Kalo yang udah paham tentang kucing hamil pasti ga heran deh.. Tandanya tuh ya itu puting susu mulai berubah warna kemerahan sama di sekitar puting susu itu ada kaya noda bintik-bintiknya sob. Nah diumur kehamilan 2-3 minggu juga air susu udah mulai diproduksi sob. Makanya kalo dipencet dengan lembut ada tu dikit-dikit keluar air susunya. Pantau aja nanti setelah itu di umur kehamilan 4-5 minggu mulai tuh perut keliatan beda. Gede om perutnya, soalnya itu anakan didalem perut udah mulai tumbuh om. Pada masa-masa mendekati hari kelahiran, si betina nunjukin tanda-tanda yang bisa kita baca sob. Biasanya kucing yang mau melahirkan nunjukin perilaku kaya gini sob.

ciri kucing hamil 300x188 Ciri Kucing Hamil dan Ciri Kucing Mau Melahirkan

ciri kucing hamil

Ciri Ciri Kucing mau Melahirkan

  1. Kucing mau melahirkan mengeong lebih sering dari biasanya
  2. Gelisah dan mencari tempat sembunyi untuk lahiran. Ini alami sob.. insting kucing betina yang mau melahirkan mencari tempat yang aman untuk lahirannya supaya ga terancam dari kucing atau makhluk lain yang bisa mengancam nyawa anak-anaknya.
  3. Napsu makan juga berkurang. Konsentrasinya itu mau lahiran sih sob. Jadi napsu makannya juga turun
  4. Alat kelamin biasanya basah gitu sob. Bukan air kencing ni yang keluar, tapi kencing air ketuban.
  5. Nah, kalo udah deket banget waktu untuk melahirkan, air ketubannya itu ngalir lebih banyak sambil si kucing mulai mengejan, nafas ngos-ngosan, gelisah, betina juga mulai menjilat-jilat kelaminnya.
  6. Dan kalo udah waktunya, langsung deh satu persatu keluar anaknya.

Nah itu ciri-ciri kalo kucing betina mau lahiran sob. Jadi dengan melihat tanda-tanda kaya diatas, kalian bisa siap-siap untuk menangani dan membantu si betina untuk melahirkan. Jadi bidan kucing hahahaha.. Soalnya kalo kucing rumahan model kucing jenis persia ini ga terlalu pintar untuk melahirkan. Jadi perlu dibantu sob.. Berikut ini beberapa hal yang perlu kawan-kawan siapkan untuk membantu proses persalinan.

ciri kucing mau melahirkan 300x176 Ciri Kucing Hamil dan Ciri Kucing Mau Melahirkan

ciri kucing mau melahirkan

Peralatan Yang Harus Disiapkan Untuk membantu proses Persalinan Kucing

  1. Siapkan gunting, benang, alkohol, kapas, alat sedot (alat sedot ini ni bisa dicari diapotek nih yang biasanya dipake bayi manusia untuk nyedot umbel), dan handuk. Harus steril ya sob..
  2. Siapkan tempat yang aman, tenang nyaman dengan suhu dan udara yang stabil dan terjaga untuk kucing betina
  3. Temani dan elus kucing untuk memberikan ketenangan pada si kucing. Kucing yang terbiasa dan dekat dengan majikannya, bakalan lebih ngerasa nyaman sob waktu proses persalianan.
  4. Pencet dengan perlahan puting susu untuk membantu proses kontraksi.
  5. Ketika anakan kucing keluar, buka selaput yang membungkus dan segera bersihkan air ketuban terutama air ketuban yang beresiko masuk ke mulut dan hidung bayi. Ini ni aga bahaya sob kalo air ketuban atau lendir masuk ke mulut atau hidung. Bisa ga napas atau keracunan yang bisa menyebabkan si anak kucing tidak terselamatkan. Jadi itu pake itu alat sedot setelah membersihkan air ketuban. Sampe bunyi ngeong… Kalo udah bunyi ngeong itu tandanya dia udah bisa napas lega dan ga tersedak lendir atau air ketuban. Sama lah ya kaya bayi manusia.. kalo nangis itu brati tandanya sehat selamat tanpa masalah. Hehehe..
  6. Ikat tali pusar dengan benang dan gunting tali pusar jangan kependekan atau kepanjangan. Di kira-kira aja kurang lebi 2-3cm sob dari perut bayi kucing. Gunanya benang itu untuk menyumbat pendarahan.
  7. Ambil kapas dan basahi dengan alkohol. Tempelkan ke tali pusar yang baru dipotong. Ini fungsinya untuk menghentikan pendarahan dan juga supaya steril.
  8. Gosok dan keringkan anakan kucing dengan handuk lembut yang kering sampai si anak kucing kering dari ketuban.
  9. Lakukan step dinomor 5 – 7 sampai selesai proses persalinan benar-benar selesai. Sampe anakan kucing keluar semua maksudnya sob. Kalo proses persalinannya normal, jeda waktu dari 1 anak ke anak yang lainnya itu ga lama keluarnya.
  10. Setelah selesai semua keluar anak kucing dari perut si ibu, taro ditempat yang kering dan hangat ya..

Ga terlalu sulit kan om membantu kucing melahirkan?? Intinya kalian jangan panik. Lakukan dengan cool hehehe.. Panik cuma malah bikin proses melahirkan semakin runyam. Kalem aja sob, lakukan dan bantu kucing dengan tenang. Setelah anakan kucing ini keluar semua, hal yang perlu diperhatikan adalah memberikan tempat yang hangat untuk si kucing. Soalnya anakan kucing yang baru lahir itu masih belum bisa menyesuaikan badannya dengan suhu yang dingin sob. Jangan terburu-buru untuk berfikir “ harus nyusu ini anakan-anakan kucing” dan akhirnya memaksakan si anak kucing untuk menyusui. Menurut info dan berita yang Franky dapat, anakan kucing dapat bertahan untuk tidak menyusui selama 6-12 jam. Jadi jangan buru-buru dan terlalu memaksakan, yang paling penting anakan kucing mendapatkan tempat dengan suhu yang hangat. Tapi juga jangan dibiarin gitu aja si om dengan cuek ga memperhatikan anakan kucing nyusuin atau engga hahaha. Alangkah lebih baiknya anakan kucing udah langsung mau nyusu. Nah biar mau nyusuin, kalian bisa pencet perlahan puting susu sampai keluar air susu ibunya. Sodorin tu pelan-pelan kehidung kucing. Karena si kucing belum bisa ngeliat, panca indra yang dia pake itu untuk mencari susu ya pake penciumannya.

Begitulah proses persalinan yang dapat saya simpulkan dari pengumpulan beberapa info tentang kucing hamil dan melihat proses persalinan momo. Hooooraaaaaaaay, momo akhirnya selesai proses persalinannya. Anakanya lucu-lucu. Bulunya panjang, hidungnya pesek hahaha. Unyu-unyu bingit hahaha. Semoga sehat selalu ya momo dan anak-anaknya. Hehehehe, sekian cerita Franky tentang ciri kucing hamil dan proses kucing melahirkan. Nah setelah melahirkan, bagaimana cara merawat anak kucingnya? kunjungi artikel “Cara Merawat Anak Kucing Persia” Semoga bermanfaat. Terimakasih atas perhatiannya.. tunggu cerita Franky selanjutnya, salam miaw hehehe.

Incoming search terms:

  • ciri ciri kucing mau melahirkan
  • ciri ciri kucing hamil
  • tanda tanda kucing mau melahirkan
  • tanda kucing mau melahirkan
  • ciri kucing mau melahirkan
  • kucing hamil
  • ciri ciri kucing akan melahirkan
  • ciri-ciri kucing mau melahirkan
  • tanda tanda kucing akan melahirkan
  • ciri ciri kucing persia hamil

2 comments

  1. Dear franky

    Maaf saya mau tanya kalo kucinh saya sudah mengeluarkan cairan yg kadang agak sedikit berdarah apa mgkin maksudnya dia mau melahirkan? Tapi dari pagi hingga malam saya tidak melihat tanda tanda dia mau melahirkan.. Mohon jawabannya, thanks a lot

  2. Ini kucing saya lagi mengandung, perutnya sudah besar banget. Kayaknya sdah mau melahirkan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>